Wednesday, August 2, 2017

1. Nama Aneh

"Nama aneh, rutuknya dalah hati," sekelebat kemudian, "maafkan anakmu ayah, bukan maksudku durhaka"

"Aneh... apa ayah tidak pernah mendengarkan musik ?"

"Ah jaman itu memang susah, tak ada waktu buat ayah berleha leha."

"Bang Gali ....." suara memanggil dari belakang. Terlihat seorang gadis mendekt dari belakang.

"Bang!, diam aja sih ga nengok"
"Apa sih pake pegang- pegang segala" Gali menpercepat langkahnya.
"Ih abangggg" kok gitu sih sama aye"
"Diem tau, malu di liatin orang, lagian cewek pegang pegang cowok ga boleh"
"Ih gitu deh, curiga semenjak sering ke kampung sebelah jadi gini"
Gali berhenti, membalikan badannya. Berdiri tegak sambil menatap perempuan di depannya. " Kalau abang tambah baik apa salah ? Kan udah tau kalau perempuan itu sama laki ga boleh bersemtuhan kulit. Haram tau ?!"
"Iya tau... maafin Nining ya... "
"Ga usah minta maaf." Sambil berbalik lagi melanjutkan melngkah.

Perempuan yg namanya di sebut Nining pun mengikuti. Kemudian Gali berkata lagi sambil berjalan. "Kamu ini kan lulusan pesantren, makin kesini pakaian makin ketat saja."
"Ih abang"
"Ih apa! Lebih baik pesantren lagi biar pakai pakaiannya kelihatan baik"
"Iya bang, maaf"
"Maaf lagi, sana minta maaf sama orang tua kau"

Sambil terus mengikuti, Nining sesekali melihat ke Gali. Sambil tersenyum. Sampai di gang kecil nining berbelok. "Nanti mampir kerumah Bang. Assalamualaikum"

Gali berhenti, menengok dan membalas salam. "Wa Alaikum salam".

Kembali melanjutkan langkah dan pikirannya.. "ahhhrghhh"

Tak sadar, sepasang mata lentik mengawasi.

Ettt ga salahh... wah banyak wanitanya ini cerita. Udahan dulu ya.. banyak yg neror penulisnya.

No comments: